Saturday, 6 October 2012

SUNGAI DI DASAR LAUT

BUKTI KEBENARAN AL-QURAN : SUNGAI DI DASAR LAUT

Subhanallah, Inilah Mukjizat Alquran Tentang Sungai di Dasar Laut

REPUBLIKA.CO.ID, Suatu hari, seorang ahli kelautan bernama Jacques Yves Costeau melakukan penelitian di dasar laut untuk Dis

covery Channel. Ia menelurusi fenomena bawah laut di Cenota Angelita, Mexico.

Saat melakukan penyelaman, ia dikejutkan dengan sebuah fenomena alam yang luar biasa. Dia menemukan air tawar di antara air laut yang asin. Penemuan itu membuatnya takjub. Bagaimana mungkin air tawar bisa berada terpisah dalam air laut yang asin? Tetapi itulah kenyataan yang dia temukan di dalam laut.

Rasa ingin tahunya yang besar membuat Costeau kembali menyelam lebih dalam lagi. Ia menyaksikan fenomena alam yang lebih mengejutkan lagi. Betapa tidak. Ia melihat ada sungai di dasar lautan.

Sungai di bawah laut itu ditumbuhi daun-daunan dan pohon. Para peneliti menyebut fenomena itu sebagai lapisan Hidrogen Sulfida. Tapi tampak seperti sungai? Yang menjadi tanda tanya par ahli, mengapa air yang mengalir di sungai bawah laut itu rasanya tawar?

Sesungguhnya, sekitar 14 abad lalu, Alquran telah menjelaskan fenomena itu. Simak saja surah Al-Furqan [25] ayat 53: ''Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia Jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus.''

Fenomena unik dan aneh itu juga telah disebutkan dalam surah Ar-Rahman [55] ayat 19-21: ''Dia membiarkan dua laut mengalir yang kemudian keduanya bertemu, di antara kedua ada batas yang tidak dilampaui masing-masing. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan.''
 ket :   "Sungai di bawah air"
Cenote Angelita. Meks

Friday, 24 August 2012

Hikmah Idul Fitri | Makna Lebaran Sesuai Ajaran Rasul



Hikmah Idul Fitri | Makna Lebaran Sesuai Ajaran Rasul
Gambar Hikmah Idul Fitri | Makna Lebaran Sesuai Ajaran Rasul
Beberapa hari lagi kita akan menyambut hari raya besar umat islam yaitu Idul Fitri 1432 H. Sudah menjadi rutinitas tahunan, banyak diantara kita yang mulai sibuk mempersiapkan segala sesuatu untuk persiapan lebaran nanti. Dari segala macam makanan, minuman hingga pakaian dan perhiasan. Agar sikap kita seorang muslim tidak menyimpang dari tuntunan Agama maka ada baiknya kita membaca sekilas hikmah idul fitri atau makna lebaran sesuai ajaran Rasulullah Muhammad SAW di bawah ini.
Segala puji bagi Allah SWT yang dengan nikmat-Nya sempurna amal-amal shalih. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada yang termulia dari para nabi dan rasul yaitu nabi kita Muhammad SAW, dan terhadap keluarga dan para sahabatnya, wa ba'du:
Sekarang, lembaran hari telah berlalu dan jam-jam waktu telah lewat. Baru kemarin kita menyambut kekasih dan pada hari ini kita melepasnya. Baru beberapa hari terbit hilal Ramadhan dan pada hari ini belalulah hari-harinya. Sekalipun bangsa-bangsa –di sekitar kita- merasa bangga dengan hari-hari dan hari besarnya, memberikan perhatian besar padanya dan kebahagiaan yang palsu, maka sesungguhnya ia dibuat dalam kebingungan dan berjalan dalam kesesatan. Kebenaran dan petunjuk tetap berada di jalan umat Muhammad SAW. Segala puji bagi Allah SWT yang memberi petunjuk jalan kepada umat Islam, memberi ilham kepada petunjuk-Nya, memberikan karunia khusus yang belum pernah ada sebelumnya. Bukalah lebar-lebar matamu untuk melihat umat yang mendapat rahmat ini bersama tibanya hari lebaran yang ia beribadah kepada Allah SWT dengan berbuka, sebagai ia (umat islam) sebelumnya beribadah kepada-Nya dengan puasa.
Dari Anas, sesungguhnya Nabi, tatkala datang ke kota Madinah, beliau mendapatkan mereka merayakan dua hari lebaran, beliau bersabda:
{ كان لكم يومان تلعبون فيهما، وقد أبدلكم الله بهما خيرا منهما، يوم الفطر، ويوم الأضحى }
[رواه أبو داود والنسائي]
"Kamu memiliki dua hari lebaran yang kamu bermain-main padanya, sungguh Allah SWT telah menggantikan untukmu yang lebih baik darinya, yaitu hari raya Iedul Fithri dan Iedul Adha." HR. Abu Daud dan an-Nasa`.
Lebaran merupakan salah