
Gambar Hikmah
Idul Fitri | Makna Lebaran Sesuai Ajaran Rasul
Beberapa hari lagi kita
akan menyambut hari raya besar umat islam yaitu Idul Fitri 1432 H. Sudah
menjadi rutinitas tahunan, banyak diantara kita yang mulai sibuk
mempersiapkan segala sesuatu untuk persiapan lebaran nanti. Dari segala
macam makanan, minuman hingga pakaian dan perhiasan. Agar sikap kita seorang muslim tidak
menyimpang dari tuntunan Agama maka ada baiknya kita membaca sekilas hikmah idul fitri atau makna lebaran sesuai ajaran Rasulullah
Muhammad SAW di bawah ini.
Segala puji bagi
Allah SWT yang dengan nikmat-Nya sempurna
amal-amal shalih. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada yang
termulia dari para nabi dan rasul yaitu nabi kita Muhammad SAW, dan terhadap keluarga dan para sahabatnya, wa
ba'du:
Sekarang,
lembaran hari telah berlalu dan jam-jam waktu telah lewat. Baru kemarin
kita menyambut kekasih dan pada hari ini kita melepasnya. Baru beberapa
hari terbit hilal Ramadhan dan pada hari ini belalulah hari-harinya.
Sekalipun bangsa-bangsa –di sekitar kita- merasa bangga dengan hari-hari
dan hari besarnya, memberikan perhatian besar padanya dan kebahagiaan
yang palsu, maka sesungguhnya ia dibuat dalam kebingungan dan berjalan
dalam kesesatan. Kebenaran dan petunjuk tetap berada di jalan umat
Muhammad SAW. Segala puji bagi Allah SWT yang memberi petunjuk jalan kepada umat Islam,
memberi ilham kepada petunjuk-Nya, memberikan karunia khusus yang belum
pernah ada sebelumnya. Bukalah lebar-lebar matamu untuk melihat umat
yang mendapat rahmat ini bersama tibanya hari lebaran yang ia beribadah
kepada Allah SWT dengan berbuka, sebagai ia (umat
islam) sebelumnya beribadah kepada-Nya dengan puasa.
Dari Anas, sesungguhnya Nabi, tatkala
datang ke kota Madinah, beliau mendapatkan mereka merayakan dua hari
lebaran, beliau bersabda:
{ كان لكم يومان تلعبون
فيهما، وقد أبدلكم الله بهما خيرا منهما، يوم الفطر، ويوم الأضحى }
[رواه أبو داود والنسائي]
"Kamu memiliki
dua hari lebaran yang kamu bermain-main padanya, sungguh Allah SWT telah menggantikan untukmu yang lebih baik
darinya, yaitu hari raya Iedul Fithri dan Iedul Adha." HR. Abu Daud
dan an-Nasa`.
Lebaran
merupakan salah